Macet dan Banjir itu kapan berakhir ?

4 Apr 2012

Hari ini dan kemarin sepertnya warga jakarta dan kota pendukungnya mulai galau. Ya apalagi kalau bukan Banjir. banjir memang salah satu permasalaha di jakarta ini, selain macet tentunya.

Beberapa daerah ada yang tergenang. Utamanya ya daerah pinggir sungai. Seperti berita detiknews ini: Jakarta Dikepung Banjir! dan Ini Kawasan di Jakarta yang Masih Terendam Banjir.

Bajir di Ibukota ini memang tak aneh dengan namanya banjir. “kan gak tiap hari, kalau banjir ya ngungsi dulu.Mau pindah, ya pindah kemana, dijual juga ga ada yang mau” begitu jawaban orang disekitar kost saya yang dulu, dimana rumahnya sering kebanjiran. Bahkan Bang Foke, Gubernur Jakarta dalam sebuah kesempatan menyebut beberapa banjir itu hanya genangan saja. Keren kan.

Banjir dan bajir.. selain banjir yang dihadapai warga jakarta ya apalagi kalau bukan macet. Agak aneh rasanya kalau jakarta sehari tanpa macet. Macet itu menjadi keseharian bagi orang yang kerja di jakarta. Coba perhatikan celotehan status di facebook atau twitter orang yang melalui jalanan yang lancar, semua pada heran. Dan Kalau jakarta gak macet itu kalau lagi lebaran saja.

Saya memutuskan kost di belakang kantor untuk menghindari macet. Saya membayangkan orang yang sudah punya rumah dan tiap hari harus bergelut dengan macet. Bahkan ketika moment banjir seperti ini ada yang harus memakan waktu 2 jam menuju kantor yang biasanya hanya satu jam. Luar biasa mereka itu.

Macet, banjir dan.. palagi kalau bukan masalah angkutan yang kurang bagus. Tak ada pilihan, naik Bis macet dan polusinya, sopirnya yang ugal-ugalan, naik angkot ngetemnya lama dan masih ngat toh dengan kasus-kasus pelecehan dingkota itu dan ada yang mendingan naik busway, itupun nunggunya lama dan harus berdesak-desakan.

Dengan perjuangan itu, “kualitas hidup” di orang yang hidup dan bekerja di jakarta itu keren. Macet dan Banjit itu sudah biasa tapi kapan berakhir ?


TAGS


-

Author

Follow Me