Detikcom - Legenda Media Online
30 April 2012
Kemarin waktu ke gramedia tak sengaja nemu buku ini. Langsung tak mikir panjang untuk beli. Karena bukunya pasti menariklah.
Bener pas baca, ada banyak yang menarik dan bisa di ketahui tentang detikcom dan dapur detikcom. Cerita tentang banganmana perjuangan awal membangun detikcom.
Era detikcom perjuangan dari koin Cepek, pagger hingga wartawan yang harus menjelaskan apa itu detikcom. Narasumber yang tak mau di Wawancarai hingga ada Narasumber yang tanya dimana beli koran detikcom.
Cerita berita pertama detikcom. Bagaimana serunya membangun keredaksian detikcom yang militan itu. Wartawan yang di rekrut detikcom pertama adalah perempuan, salah satunnya adalah mba nurul. Ada mas Karmin termasuk orang yang ikut membesarkan detikcom dari sisi IT di awal-awal.
Saya jadi tahu bagaimana detikcom di bangun. Bagaimana nilai-nilai dari detikcom dalam kerja dulu. Bangga juga bisa jadi bagian dari detikcom ini. Hebat buat para pejuang detikcom.
Jobs, Jeans,Turtleneck Shirt dan Produk Apple
23 April 2012
Lagi seneng sama pinterest nih, kalau kemaren hasil nemu kemudian saya repin, ini postingannya: Cara pasang Tali Sepatu. Kali ini coba buat sendiri. Kumpulin imagenya Steve Jobs yang menggunakan Turtleneck Shirt dan lagi bawa Produk Apple.
Saya pin juga di pinterest saya disini ya di silahkan di cek aja ke TKP.
Source: Uploaded by user via Odin on Pinterest
Dan Cara Pasang Tali Sepatu
17 April 2012
Pake sepatu bertali? suka lepas terus?. Atau bosan dengan gaya tali sepatu yang gitu-gitu aja.
Mungkin bisa pake gaya dibawah ini. Saya temukan gambar ini dari pinterest. Karena ini menarik maka saya repin lah. Bagus kan
Soal interest, udah pake pinterest kan? kalau belum cepetan pake, lagi rame. Follow saya ya beoding. Kalau masih bingun apa itu Pinterest dan fitur menariknyanya baca ini.
Source: fashionablygeek.com via Odin on Pinterest
Dan Betapa Relatifnya Jarak itu
9 April 2012
Saya terdiam melihat lalu lintas dari Pejaten menuju Tendean- Jakarta Selatan yang macetnya minta ampun. Utamanya mulai dari Mampang 7 hinga ke peremapatan mampang. Jalur ini adalah jalur neraka kata seorang kawan. Ya memang hampir setiap jam jalan ini macet.
Waktu tempuh di jalur Pejaten menuju Tendean sebenarnya sekitar 15 menit dengan menggunakan metro mini jika tak macet. Jika sedang macet jangan harap 30 menit bisa sampai., bahkan lebih dari 1 jam di jam-jam sibuk.
Itulah jarak di dunia nyata, terkadang membuat yang dekat menjadi ‘jauh’. Begitu juga di dunia maya, justru kadang mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Dan dunia virtual kadang membuat Komunikasi Lengkap Seharian jadi lebih mudah dan menyenangkan.
Dunia Virtual Mendekatkan yang Jauh
Suatu ketika kawan ngetweet bahwa dia merasa jadi pehubung antara saya dan kawan designer. Padahal designernya dan saya berada dalam satu ruangan, sedangkan dengan kawan tersebut beda gedung.
Kok bisa? karena design yang dibuat ada sedikit kekurang sesuai dengan ketentuan. Saya sampaikan ke teman tersebut agar di revisi ke designernya via YM. Padahal kenapa tidak saya bicara langsung ke designernya, toh kita satu ruangan. Ya tapi begitulah kadang dunia online, membuat jarak itu relatif.
Lain hal dengan yang cerita yang ini. Pathner kerja saya ada di beda gedung, dia yang harus menghadle hal yang lebih ke sisi teknis. Tepatnya dia berada di Gedung aldevco dan saya di Tendean. Kami berkomunikasi hanya dengan email, ym dan sekali-kali twitter, ketika ada hal teknis kita biacarakan lewat Skype. Alhamdullilah sampe saat ini masih lancar.
Cerita lainnya adalah dengan Sahabat yang berada di Jepang. Setelah di Jepang, rasanya kami lebih sering berkomunikasi. Kita masih sering bertegur sapa via skype, berdiskusi di group facebook tetang rencana ia setelah kembali. Menyenangkan bisa bisa terus berkomunikasi walau jarak kita berjauhan, bahkan Komunikasi Lengkap Seharian.
Begitu juga dengan kawan yang ada di bandung, bogor dan Tangerang, Walau yang di Serang Banten agak jarang. Kita bisa tetapi bisa berkomunikasi lewat online. Dan rasanya jarak Nyata itu menjadi tak masalah di online. Bahkan ketika ketemu, rasanya tak pernah ada jarak diantara kita.
Dan Masa depan itu ada di tangan kita
Masa depan itu ada di tangan anda, saya suka kata-kata itu. Bagi saya itu berarti masa depan itu ada ditangan kita, jadi harus di perjuangkan. Arti lainnya seperti kata ‘ramalan’ para ahli Digital tentang dunia mobile. Ya itu berarti bahwa masa depan ada di genggaman ada di tangan kita dengan perangkat mobile ada di genggaman kita.
Tak perlu menungu nanti, kini memang rasanya kita sudah ada di masa itu. Masa dimana perangkat kita berada di genggaman kita. Kapanpun, dimanapun dan dengan siapapun perangkat mobile ( smartphone) itu selalu ada di gengaman kita.Ya mulai dari bangun tidur sampai bangun lagi.
Dan dengan smartphone di genggaman kita membuat kita berkomunikasi lengkap seharian menjadi lebih mudah. Semoga
Macet dan Banjir itu kapan berakhir ?
4 April 2012
Hari ini dan kemarin sepertnya warga jakarta dan kota pendukungnya mulai galau. Ya apalagi kalau bukan Banjir. banjir memang salah satu permasalaha di jakarta ini, selain macet tentunya.
Beberapa daerah ada yang tergenang. Utamanya ya daerah pinggir sungai. Seperti berita detiknews ini: Jakarta Dikepung Banjir! dan Ini Kawasan di Jakarta yang Masih Terendam Banjir.
Bajir di Ibukota ini memang tak aneh dengan namanya banjir. “kan gak tiap hari, kalau banjir ya ngungsi dulu.Mau pindah, ya pindah kemana, dijual juga ga ada yang mau” begitu jawaban orang disekitar kost saya yang dulu, dimana rumahnya sering kebanjiran. Bahkan Bang Foke, Gubernur Jakarta dalam sebuah kesempatan menyebut beberapa banjir itu hanya genangan saja. Keren kan.
Banjir dan bajir.. selain banjir yang dihadapai warga jakarta ya apalagi kalau bukan macet. Agak aneh rasanya kalau jakarta sehari tanpa macet. Macet itu menjadi keseharian bagi orang yang kerja di jakarta. Coba perhatikan celotehan status di facebook atau twitter orang yang melalui jalanan yang lancar, semua pada heran. Dan Kalau jakarta gak macet itu kalau lagi lebaran saja.
Saya memutuskan kost di belakang kantor untuk menghindari macet. Saya membayangkan orang yang sudah punya rumah dan tiap hari harus bergelut dengan macet. Bahkan ketika moment banjir seperti ini ada yang harus memakan waktu 2 jam menuju kantor yang biasanya hanya satu jam. Luar biasa mereka itu.
Macet, banjir dan.. palagi kalau bukan masalah angkutan yang kurang bagus. Tak ada pilihan, naik Bis macet dan polusinya, sopirnya yang ugal-ugalan, naik angkot ngetemnya lama dan masih ngat toh dengan kasus-kasus pelecehan dingkota itu dan ada yang mendingan naik busway, itupun nunggunya lama dan harus berdesak-desakan.
Dengan perjuangan itu, “kualitas hidup” di orang yang hidup dan bekerja di jakarta itu keren. Macet dan Banjit itu sudah biasa tapi kapan berakhir ?
Dan Pecah di Standup Comedy KOPER
19 Februari 2012
Baru saja sampe kost-an, langsung terpikir buka laptop buat update blog. Update blog soal acara Standup Comedy KOPER pukul 20.00 wib hingg 23.20 wib tadi ( tanggal 17/02/2012 ) di Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki Jakarta. Saya beruntung bisa menonton acara Stand Up Comedy KOPER itu, acaranya keren. Apalagi tiketnya gratis dari temen kantor.
Standup Comedy KOPER: Standup Comedy dan Teater
Dari namanya Stand Up Comedy sudah jelas itu adalah acara Stand Up Comedy yang sekarang lagi hype di Indonesia. Eh kalau ada yang bertanya Apa itu standup comedy? tak perlu saya jelaskan panjang lebar, silahkan googling saja “Stand Up Comedy” atau “Stand Up Comedy Indonesia”.
Stand Up Comedy KOPER ini berbeda dengan acara Standup Comedy yang biasa saya liat Youtube, Metro TV dan KompasTV. Biasanya Comic tampil sendiri-sendiri. Cerita yang disampaikan oleh satu comic dengan comic lainnya tidak berkaitan.
Akan tertapi berbeda Stand Up Comedy KOPER ini, comic memanikan satu alur cerita seperti layaknya teater. Begitu juga latar panggung, tata cahaya, music juga di set seperti layaknya sebuah pertujukan Teater. MEnariknya tanpa menghilangkan jati diri Stand Up Comedy itu sendiri yang tampil sendiri dan si Comic-nya tetap bisa open mike seperti ciri kahsnya masing-masing.
Menurut saya itu yang menarik ide bagus, menggabungkan teater dan Standup comedy. Alur ceritanya sederhana, teaternya dapet dan tentunya Standup comedynya jelas dapet. Setiap comic juga tak kehilangan ciri kahsnya, seperti ernes dengan Cinanya, akbar dengan politiknya, Boris dengan bataknya, Sakdiyah dengan Arabnya dan lainnya.
Standup Comedy : Hiburan Alternatif
Stand Up Comedy yang sekarang lagi hype memang di Indonesia. Orang mulai mengenal genre Comedy yang satu ini di Indonesia walaupun sebenarnya sudah dagelan ala Stand Up Comedy ini sudah masuk ke Indonesia. Beberapa tahu belakangan Stand Up Comedy mulai ramai di Indonesia seiring dengan perkembangan internet khususnya social media. Dan beberapa kota suda memiliki komunitas-komunitas tersendiri, tak hanya di jawa tapi juga di kalimantan dan Sumatra.
Stand Up Comedy ini jelas bisa menjadi alternatif hiburan dari pilihan hiburan-hiburan yang ’suram’. Seperti kita tahu pilihan hiburan-hiburan yang ada, sinetron yang hanya berisi keabsurd-an, Film yang didominasi oleh soal sex dan Hantu, sepakbola yang lagi kisrum, lawak masih soal pukul-pukulan dan lelucun mbully, Serta Lawakan- dagelan- sinetron politik dan hukum di negeri ini. Jadi ya standup comedy bisa jadi alternatif hiburan.
Standup Comedy itu Sensitif dan Terbuka
Kalau dibilang dagelan ala Stand Up Comedy ini segmented, saya pikir ya. Tapi bukan berarti hanya untuk kelas tertentu, saya maksud segemented adalah hanya bisa di nikmati oleh orang yang sensitif dan berpikir terbuka. Itulah kenapa tak semua orang bisa menonton standup comedy.
Wajar juga toh kebanyakan lawakan yang dibawakan adalah lawakan tentang SARA, SEX dan Politik. Jelas pilihan tema itu adalah tema yang ‘berat’ dan sensitif, beda dengan lawakan mbully orang karena wajahnya, jadi banci-bancian dll.
Dan pada akhirnya weekend saya kali ini pecah di standup comedy KOPER.
Dan bayangkanlah dunia mu tanpa Internet
13 Februari 2012
Cast Away ini boleh dibilang film lama, tahun 2000. Film yang menceritakan penjuangan seorang karyawan Fedex yang terdampar di sebuah pulau.
Ceritanya Chuck Noland yang diperankan Tom Hanks. Chuck merupakan salah satu Eksekutif muda mendapat tugas untuk meninjau cabang perusahaan di wilayah Pasifik Selatan.
Sebelum berangkat, ia melamar ke kasihnya kelly dan berjanji akan menikahinya sekembalinya ia dari tugas itu. Kelly memberinya arloji, didalam arloji itu ada photo dirinya.
Naas bagi Chuck, pesawat yang ia tumpangi mengalami kecelakaan dan terjatuh ke laut. Dia menjadi orang satu-satunya yang selamat dalam kecelakaan itu. Dan terdampar disebuah pulau tak berpenghuni.
Di pulau itulah perjuangan bertahan hidup sesungguhnya Chuck jalani selama 4 tahun. Pulau itu kososng, Chuck menjalani kehidupan sendirian. Hanya photo kelly dalam arloji dan sebuah bola yg di ’sulap’ jadi boneka menemaninya.
Sisi menarik dan memberikan pelajaran dari cerita Cast Away bagi saya adalah tentang perjuangan hidup, cinta dan persahabtan.
Perjuangan hidup
Chuck putus asa karena ia telah berhari-hari membuat api dari gesekan rating. Perjuangan untuk membuat api luar biasa, berhari-hari ia mengosok-gosokan
ketika Chuck berjuang mencari makan dan minum. Bertahan hidup dipulau tanpa berpenhuni mencari makanan ikan dan kepiting, mencari minuman dan membuat api unggun dengan peralatan yang sederhana dan apa adanya.
Cinta
Kecintaanya pada kelly yang mebuat ia bertahan. Awal-awal dia terdampar, hari-harinya hanya diisi dengan melihat photo pacarnya di arloji. Dan karena kecintaan pada pacarnya itulah yang membuat dia bertahan.
Persahabatan
selain dengan pohoto keksaihnya yg selalu dipandanginya, ia ‘membuat’ sebuah boneka dari bola. Boneka itu menjadi shabatnya, tempat bercerita, berbagi kesedihan dan kesenangan. Saking dekatnya, boneka itu kerap dianggap ‘dewa’ baginya.
Wajar ketika Chuck berpisah - karena hanyut dibahwa ombak dilaut lepas ketika berjuang meninggalkan pulau - dengan boneka itu, Ia begitu kehilangan. Dia menagis berhari-hari dan sempat putus asa dengan cara membung dayunya.
Bagi saya, sisi persahabatan antara Chuck dan Boneka itulah yang menarik. Pesannya bagi saya adalah bahwa kita selalu butuh teman untuk berbagi dan bercerita.
Bayangkan kita terdampar
Ketika menonton film itu saya berndai-andai saya anda yang terdampar. Ketika ingin bertamu untuk ngobrol bisa bertemu, jika tak sempat bisa via BBM, tweet facebook. Punya keluhan, tinggal berkeluh kesah di blog, di twitter atau di facebook. Pokoknya connected banget lah.
Kita yang terbiasa dengan kemudahan berkomunikasi tiba-tiba terputus komunikasi. Tak bisa cek mention kalau lagi suntuk, kirim DM kalau BBM pending mulu, ga bisa skype-an kalau harus kodinasi kerjaan atau pengen liat muka di yayangnya. Bayangkanlah gimana rasanya kalau dunia mu tanpa twitter, facebook, BBM, Ym, skype, google dll ( internet). Terputus total
Dan Senja itu kembali
8 Februari 2012
Akhirnya kembali lagi ke blogdetik
30 Januari 2012
Malam sesunyi ini tepatnya pukul 03:10 WIB 30 januari 2012 ketika hendak tidur, saya teringat blog saya ini. Blog yang telah menemani saya selama sekitar 4 tahun ini. Saya rindu, saya ingin kembali, saya galau.
Akhirnya kembali lagi
Pertama kali kenal blog ya di blogdetik. Di kenalkan oleh teman dan kemudian di buatkan blog. Kalau tidak salah bulan Mei 2008 . Setelah dibuat, lebih dari seminggu ga dibuka karena bingung gimana cara posting. Tapi lama kelamaan bisa, setelah googling, tanya di yahoo answer.
Sayangnya blog pertama itu saya delete. Nyesel juga sih. Akhirnya saya buat blog boeding.blogdetik.com ini. Dan disinilah akhirnya pelabuhan blogging saya dilabuhkan.
Mulai bosan ngblog ini, akhirnya coba ke blogspot. Menemukan keseruan karena bisa oprak-oprek theme, cari theme terus modifikasi, kemudian buat theme sendiri. Mulai belajar apa yang namanya desain web, belajar SEO. Banyak hal menarik dari blogspot tapi tetap saja membuat saya bosan. Pada akhirnya kembali lagi ke blogdetik, ya ke blog ini.
Menikmati ngeblog di blog ini lagi. Berbagi cerita, opini dan yang penting banget adalah berbagi kegalauan. Tapi rasa penasaran membuat meninggalkan sementara blog ini. Penasaran akan bagaimana membangun rumah sendiri dan belajar banyak hal lainnya.
Akhirnya kerinduan akan blog ini datang, saya kembali. Di blog ini banyak cerita, cerita kegalauan juga. Dan memang tak pernah ada niat untuk meninggalkan seutuhnya apalagi mendeletenya (untuk yang itu saya kapok).
Berkomunitas
Saat twitter dan facebook belum begitu hype, blogwalking adalah hal mutlak agar tak kuper ngeblog. Dari Blogwalking menemukan banyak teman blog dan pada akhirnya menemukan komunitas yang bernama Dblogger.
Sudah tau ada kominitas (entah kapan mulai ikut) Dblogger, sudah punya teman blog. Tapi tak pernah berani ( mau untuk) kopdar (kopi darat). Baru ikut kopdar tahun 2009 kalau tak salah. Kala itu, anonymous begitu nikmat dan hingga kini sebenarnya :p .
Selain blogwalking, kopdar online paling seru ya conference YM. Saat menjelang makan siang yang kadang bablas melewati siang, tak jarang jam kerja bahkan ketika akan pulang kantor. Seru sahut-sahutan di YM, walau kadang membingungkan, karena semua orang bicara.
Dan hari kemarin ( sabtu - minggu 28- 29/1/2012) dblogger telah melaksanakan ultahnya yang ke 3. Saya hanya bisa ikut kopdar di hari sabtu. Selamat Ultah dblogger, semoga lebih fokus dan kompak.
Berawal dari KIR, Berakhir di PR Postingan
10 Nopember 2011
Sudah lama tak posting di blog ini. Bukan bermaksud melupakan blog boeding ini ketika sudah punya yang baru. Tidak, jelas saya tidak akan meninggalkan blog ini. Lewat blog ini awal saya mengenal tentang dunia blogging, content, web design, social media, online advertising dan banyak lagi. Lewat blog ini pula saya juga mengenal banyak orang. Nah walau jarang posting, saya tak akan melupakan dan meninggalkan blog ini.
Ya, blog boeding ini begitu banyak cerita buat saya. Awal ngeblog boeding ini ada banyak curhatan dan opini, tapi itu selalu membuat saya merasa ‘plong’. Lewat blog saya merasa menemukan medium untuk menulis dan berkomunikasi. Salah satu hal menarik dari sekian banyak yang menarik dari blog adalah adanya PR postingan.
PR Postingan
PR disini bukan pagerank, pekerjaan rumah, tapi sebuah postingan beratai tentang sebuah tema posting dari seorang blogger. Kemudian blogger tersebut merekomendasikan teman yang lain untuk membuat postingan dengan tema yang sama. Biasanya berupa conten list atau pertanyaan yang harus di jawab dalam postinga. Ya, blogger menyebutnya PR.
Saya selalu senangnya ketika menerima PR postingan. PR postingan ini selain sebagai sebuah game, juga sebagai sarana berkomunikasi dengan blog lainnya. Serta sebagai sarana membangun Backlink eksternal yang berkualitas, sehingga blog kita di kenali Seach Engineu. Kok bisa? ya karena biasanya seorang blogger yang merekomendasikan akan memberikan melink ke blog yang di rekomendasikan.
Namun ketika chanel social media yang lain sudah mulai booming. Rasanya PR postingan itu sudah mulai jarang bahkan ditinggalkan. Para blogger lebih senang berkomunikasi dengan sesama blogger lainnya lewat facebook, twitter dan chanel social media lainnya. Wajar, karena Facebook dan Twitter lebih memeberikan kemudahan untuk berkomunikasi.
Menghidupkan kembali PR postingan bagi blogger, kalau kata syahrini mah sesuatu banget. Apalagi di boomingnya facebook dan twitter. Dan saya akhirnya mendapat PR postinga kembali.
PR kali ini dari jayboana, anggota komunitas dblogger yang tinggal di Depok. Baiklah saya mengerjakan PR Postingan dari jay. Apap PRnya, coba cek dulu di postingannya jay.
***
Berawal dari KIR
SMA adalah masa teridah, saya termasuk setuju. Ada banyak cerita di SMA mulai dari Cinta dan persahabatan. Cerita tentang aktif di OSis atau eskul lainnya.
Biacar soal Eskul, Waktu SMA, saya aktif di KIR SMAN 1 N 1 Malingping. KIR SMAN 1 Malingping ini termasuk salah satu kelompok KIR yang disegani di tingkat nasional. Terbukti dengan sering memenangi Lomba Karya Ilmiah Remaja di tingkat nasional. Ya walaupun saya pernah bisa menghasilkan prestasi, tetap saya selalu bangga pernah menjadi bagian dari KIR.
KIR SMA waktu tahun itu di BIna oleh Pak Dani. Dan dia adalah termasuk guru favorit bagi saya. Dia banyak memberikan pencerahan soal penelitian, spirit untuk berani menulis dan kreatifitas. Tak hanya di dalam kelas tapi di luar kelas. Kami (team KIR) bahkan sering berbicang hingga jam 2 pagi dengan Pak dani. Bahkan di Kala sabtu minggu Anggota KIR bisa datang kerumahnya. Dedikasinya untuk KIR sangat luar biasa, tak heran kalau KIR begitu berprestasi di kancah Nasional.
KIR atau Kelompok Ilmiah Remaja adalah Eskul Favorit Saya. Ya, karena karena di KIR ini saya banyak belajar. Belajar tentang bagaimana menulis, menulis Ilmian dan yang terpenting belajar berani menulis. Kir juga memberikan pelajaran tentang mind map, memecahkan masalah, berfikir kritis. BElajar untuk persetasi Hasil penelitian sederhana dan harus siap di cecar dengan pertanyaan.
Dab di KIR inilah perjanan hidup saya dimulai. Saya jadi berani menulis dan memulai untuk menulis. Membuat penelitian sederhana dengan analisisa dan pemecahan masalah. Suatu ketika deadline pengumpulanm essai, saya sampai harus begadang jam 1 pagi untuk menulis essai, ya walapun kesokan harinya di tolak, tapi saya tetap mencoba kembali. Kemudian saya mencoba untuk mengirimkan opini ke Koran Lokal, dan tulisan saya dimuat, itu sesuatu banget.
Setalh lulus SMA, kakak kelas dahulu yang sudah jadi jurnalis akan membuat majalah lokal di Tangerang. Kemidan saya di ajak bergabung Dari modal tulisan itu, kemudian saya dapat kesempatan untuk ‘belajar’ di Majalah lokal di Tangerang itu. dan hingga hari ini saya berda disni mengupdate blog ini juga tentunya tak terlaps dari KIR itu.
***
Dan monggo PR dilanjukan oleh




